🏛️ Standar Badan Gizi Nasional • Pengadaan Institusi & SPPG

8 Kriteria Wajib Memilih Supplier Beras untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis

Oleh: Tim Kontrol Kualitas & Logistik Beras Ladori • Diperbarui: 13 September 2026 • Waktu Baca: 8 Menit

Ringkasan Sains & Solusi Dapur:

Memilih supplier beras untuk Dapur SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) Badan Gizi Nasional (BGN) wajib memenuhi 8 kriteria teknis: (1) Kapasitas pasokan rutin harian 250–300 kg (10–12 karung 25kg), (2) Sertifikat Halal resmi & izin edar pangan KBLI 46312, (3) Uji laboratorium bebas residu klorin & logam berat, (4) Kadar air stabil <= 13.8%, (5) Butir kepala >= 85% tanpa kerikil, (6) Akuntabilitas faktur pajak & surat jalan resmi, (7) Buffer stock gudang minimal 3 hari, dan (8) Jarak tempuh armada < 60 menit ke lokasi dapur SPPG.

1. Skala Beban Produksi Dapur SPPG: 3.000 Porsi per Hari

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN) memiliki throughput produksi tinggi: melayani rata-rata 3.000 penerima manfaat (siswa sekolah & balita) setiap hari aktif sekolah.

Dengan standar porsi gizi seimbang $80 - 90 ext{ gram}$ beras mentah per porsi ($140 - 160 ext{ gram}$ nasi matang), satu unit SPPG membutuhkan pasokan beras sebesar 240 – 270 kg beras per hari (atau 10–11 karung @ 25 kg per hari). Dalam sebulan, kebutuhan mencapai 5.5 – 6.5 ton beras.

2. Checklist 8 Kriteria Kualifikasi Supplier Beras SPPG

1. Legalitas Entitas Lengkap (KBLI 46312 & NPWP)

Supplier wajib berbadan usaha resmi, memiliki NIB perdagangan besar beras (KBLI 46312), NPWP aktif, dan rekening bank institusi atas nama perusahaan untuk kelancaran administrasi keuangan APBN.

2. Jaminan Bebas Bahan Kimia Berbahaya (0% Klorin)

Beras untuk konsumsi anak-anak sekolah wajib 100% alami tanpa zat pemutih klorin, pelicin, atau pengharum buatan, dibuktikan dengan lembar hasil uji laboratorium independen.

3. Standar Kebersihan De-Stoner (0 Biji Batu/Kerikil)

Beras wajib melewati mesin pemisah batu modern. Kerikil yang tersisa dapat merusak gigi anak-anak dan menjadi temuan kritis audit higienitas dapur.

4. Kadar Air Terkontrol (≤ 13.8%)

Mencegah pertumbuhan kapang penghasil mikotoksin (aflatoksin) yang berbahaya bagi fungsi organ hati anak dalam masa pertumbuhan.

5. Daya Mekar Pulen Bergizi (Yield ≥ 2.3x)

Tekstur nasi harus disukai anak-anak (pulen lembut, tidak keras, dan beraroma gurih alami gabah baru).

6. Kesiapan Buffer Stock Penyangga (Min. 3 Hari)

Supplier harus memiliki cadangan stok penyangga di gudang terdekat minimal 1 ton agar pasokan dapur tidak pernah putus akibat kendala panen.

7. Armada Terjadwal dengan Surat Jalan Sah

Pengiriman rutin 2–3 kali per minggu menggunakan kendaraan boks tertutup higienis disertai tanda terima surat jalan resmi.

8. SLA Retur Cacat Sangat Cepat (< 12 Jam)

Jika ditemukan karung sobek saat bongkar muat, supplier wajib mengganti karung baru pada hari yang sama sebelum jam operasional masak dimulai.

3. Kesiapan Beras Ladori Mendukung Program SPPG MBG

Dengan basis pergudangan modern di Muntilan dan Magelang Tengah, Beras Ladori siap menjadi mitra strategis pengadaan beras bagi seluruh unit SPPG di kawasan Magelang Raya, Sleman, Yogyakarta, dan Temanggung. Kunjungi laman program khusus kami di Pasokan Beras SPPG MBG.

Artikel & Panduan Terkait:

Layanan Pasokan B2B Terpercaya

Konsultasikan Pengadaan Beras Dapur Anda Bersama Beras Ladori

Dapatkan penawaran harga grosir pabrik, jadwal rute armada gratis ongkir, dan paket sampel tester 1–2 kg gratis untuk uji tanak langsung di dapur Anda.